Persiapan Pagelaran Mendadak, Mahasiswa PGMI Merasa Terbebani


Dok. LPM Edukasi 

Semarang, lpmedukasi.com - Mahasiswa program studi Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo mengadakan acara Pagelaran Sendratasik dan Pagelaran Seni FITK. Acara ini bertempat di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang pada Selasa (13/06/2023). Pagelaran ini diikuti oleh mahasiswa semester 2 dan 6. Adi (bukan nama asli), salah satu mahasiwa PGMI semester 6 menjelaskan bahwa pemberitahuan adanya pagelaran ini sangat mendadak. Hal ini tentunya membuat mereka harus bekerja keras untuk latihan, bahkan sampai larut malam.

"Sebelumnya tidak ada pemberitahuan bahwa akan ada pagelaran sebagai penilaian UAS, tiba-tiba angkatan kami ditugaskan untuk menampilkan seni tari dan musik. Kami hanya diberi waktu 2 minggu untuk persiapan, mau tidak mau kami harus latihan sampai larut malam demi kelangsungan acara ini dan sebagai syarat penilaian UAS," jelasnya.

Selanjutnya, ia juga menambahkan bahwa sebagian mahasiswa merasa sangat terbebani karena adanya persiapan pagelaran.

"Jujur saya dan teman-teman merasa terbebani karena persiapan acara ini, waktunya kurang efisien dan menguras banyak tenaga. Persiapan pagelaran ini menyebabkan tugas-tugas lain jadi tidak terkontrol,” tambahnya.

Budi (bukan nama asli), mahasiswa PGMI yang lain juga mengatakan bahwa acara pagelaran ini kurang persiapan dan briefing dari dosen mata kuliah. 

"Sebenarnya acara ini sudah bagus, namun persiapannya kurang matang. Dimana H-3 acara baru diinformasikan bahwa ada kolaborasi dengan PIAUD. Selain itu juga ada perubahan konsep acara dari dosen mata kuliah,” tuturnya. 

Lebih lanjut, ia berharap bahwa kedepannya jika ingin mengadakan acara serupa harus ada persiapan dan koordinasi yang matang.  

"Tolong, untuk kedepannya jika ada acara seperti ini untuk dikoordinir jauh-jauh hari dan dibimbing agar lebih jelas," ujarnya.

Menindaklanjuti keresahan tersebut, tim redaksi mencoba menghubungi pihak yang bersangkutan dalam acara pagelaran ini melalui pesan WhatsApp. Hingga berita ini terbit belum ada tanggapan.

Reporter : Meutia & Dwi (Kru Magang 2022)

Editor : Zulfi 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak