Momen paling menyita perhatian terjadi di tengah berlangsungnya orasi perwakilan buruh, ketika Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara langsung keluar menemui para peserta aksi. Kehadiran orang nomor satu di Jawa Tengah itu seketika menjadi sorotan utama dalam jalannya demonstrasi.
Dalam sambutannya, Ahmad Luthfi menyampaikan apresiasi atas jalannya aksi yang berlangsung damai.
"Saya mengapresiasi seluruh rekan-rekan buruh dan mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi dengan tertib dan aman pada peringatan May Day kali ini," ujarnya di hadapan massa aksi.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan buruh melalui berbagai kebijakan.
"Pemerintah Jawa Tengah berkomitmen untuk terus memperbarui kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan pekerja, serta membuka ruang dialog yang konstruktif dengan seluruh elemen buruh," tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPW FSPMI Jawa Tengah, Lutfi Hakim, menyampaikan keyakinannya terhadap empati pemerintah daerah dan legislatif terhadap nasib buruh.
"Kami meyakini DPRD Jawa Tengah masih memiliki empati kepada para buruh, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Bapak Gubernur," ungkapnya.
Aksi peringatan May Day 2026 tersebut berakhir dengan damai. Perwakilan negosiator kepolisian turut membagikan tangkai bunga mawar kepada peserta aksi sebagai bentuk apresiasi, disertai imbauan agar seluruh peserta tetap berhati-hati dan menjaga keselamatan dalam perjalanan pulang.
