Wakil Dekan 1 FITK Tekankan Mahasiswa PPL Menguasai IT

 

Dok. Yulia

Semarang, Lpmedukasi.com - Pembekalan Praktik Pembelajaran Lapangan (PPL) bertempat di aula 1 lantai 2 Kampus 1 UIN Walisongo Semarang Selasa (11/1). PPL perdana ini diadakan secara offline oleh pihak Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan karena pandemi. Mahasiswa yang mengikuti PPL tidak diizinkan untuk memilih tempat PPL secara mandiri dengan 116 peserta yang terdiri dari gabungan mahasiswa MPI, PAI, PBA, dan PIAUD. 

Pada pembekalan ini Wakil Dekan 1 dan Wakil Dekan 2 juga memberikan wejangan kepada mahasiswa yang mengikuti PPL offline lagi. Mahduf Juneadi memberikan Arahan agar mahasiswa menguasai 10 teknik mengajar.

“Mahasiswa terjun ke lapangan, kalian perlu menguasai 10 keterampilan dasar." Ujarnya

"10 keterampilan dasar tersebut yaitu membuka variasi pembelajaran, menjelaskan/menerangkan, menguasai media pembelajaran, menguasai metode, strategi, model, bertanya, memberi penguatan/motivasi, mengadakan, membimbing diskusi, mengajar kelompok kecil dan individu, dan mengelola kelas.” lanjutannya

Mahfud Junaadi juga berharap bahwa mahasiswa yang mengikuti PPL kali ini bisa memahami IT, Literasi IT 

“Literasi IT itu sangat penting di tengah zaman seperti saat ini. Apalagi setelah kita dilanda covid19. Barang IT barang yang langka di dunia pendidikan. Kemampuan teknologi ini harus dipegang oleh guru. Maka dikenal dengan istilah TAPCK (Technological Pedagocal Content Knowledge) TPACK ini merupakan pengetahuan yang diperlukan untuk mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran Guru harus banyak punya variasi. PPT itu sudah ketinggalan zaman. Jadi, seorang guru itu tidak boleh gaptek dengan teknologi.” papa Mahfud. 

Usai pembukaan seluruh mahasiswa PPL mengikuti pembekalan lanjutan bersama dengan kepala sekolah Al-Ahzar 16, Jamaludin Kamil M.Si tentang Guru Inspiratif serta pembekalan teknis bersama dengan kepala Laboratorium Microteaching FITK Hj. Nur Asiyah M.Ag. 

Lina, mahasiswa PAI angkatan 2019 menyampaikan usai mengikuti pembekalan PPL tersebut bahwa ia harus belajar lebih giat terkhsusus tentang litersi digital. 

“Dari pembekalan PPL hari ini Saya jadi lebih sadar bahwa Saya harus lebih mengupgrade diri tentang teknologi. Anak-anak sekarang sudah lebih canggih sekarang sudah lama tersebiasa dengan pembelajaran di rumah dengan media elektrinik. Maka, Saya juga sangat menikmasti pembekalan PPL ini dan juga senang karena PPL pada tahun ini sudah dipetakan oleh kampus.”ungkapnya.


Penulis: Yulia

Editor: Mega




Posting Komentar

0 Komentar