KKN ONLINE : ANTARA KREATIVITAS DAN REALITAS MAHASISWA

Dok. Tribun



Sampai saat ini pandemi covid masih belum berakhir. Sejumlah cara telah dilakukan pemerintah dan masyarakat untuk mengurangi angka penyebaran virus covid. Mulai dari melakukan pembatasan aktivitas masyarakat sampai melakukan penyesuaian gaya hidup. Langkah dan upaya tersebut merupakan bentuk ikhtiar untuk membebaskan bumi pertiwi dari pandemi. Namun, yang menjadi kunci penting dalam menghadapi pandemi covid saat ini adalah jangan  terlalu panik, selalu menjaga imunitas tubuh, dan kebersihan. 

Di tengah pembatasan aktivitas manusia yang diterapkan pemerintah, perlu adanya upaya untuk melakukan penyesuaian berbagai sektor kehidupan termasuk pendidikan. Agar berbagai sektor kehidupan manusia tidak terhenti hanya karena pandemi yang belum dapat dipastikan kapan akan berhenti ? Maka, kemampuan membaca menjadi kunci penting dalam menghadapi pandemi covid yang berdampak pada segala aktivitas manusia. 

Memanfaatkan kecanggihan teknologi menjadi bagian dari kemampuan membaca peluang di tengah pandemi covid. Kehadiran teknologi bisa menjadi alternatif pilihan untuk menggerakan segala sektor kehidupan manusia agar tetap berjalan. Termasuk sektor pendidikan di perguruan tinggi yang harus tetap berjalan dalam melaksanakan aktivitas perkuliahan. Salah satu aktivitas perkuliahan yang memanfaatkan kecanggihan teknologi adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang secara online. 
Desain pelaksanaan KKN di tengah pendemi covid berbeda dengan sebelumnya. 

Pelaksanaan KKN dengan sistem online yang dilaksanakan di rumah mahasiswa masing-masing menjadi alternatif perguruan tinggi untuk mengupayakan kesehatan mahasiswa. Sistem KKN dengan selalu menjaga protokol kesehatan dan memanfaatkan teknologi dan media sosial tidak mengurangi nilai pengabdian kepada masyarakat. Ditengah kesulitan yang dihadapi masyarakat menjadi tantangan bagi mahasiswa untuk menebarkan virus-virus positif baik secara langsung maupun melalui media sosial. 

Secara tidak langsung, desain pelaksanaan KKN online bisa menjadi wadah untuk mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas dalam memanfaatkan teknologi di media sosial dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat ditengah pandemi covid. Apalagi jika melihat pemberitaan di media sosial seringkali menyajikan informasi yang mengkhawatirkan masyarakat mengenai covid. Sehingga, sebagian masyarakat merasa khawatir dan panik akan informasi tersebut. 

Melalui kondisi tersebut, maka mahasiswa melalui program KKN dituntut membuat konten media sosial yang menyejukan masyarakat dalam menghadapi pandemi covid. 
Selain itu, permasalahan masyarakat ditengah pendemi covid seperti banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK), tidak efektifnya belajar online, dan banyaknya angka kejahatan menjadi beban yang dipikul mahasiswa agar pengabdian kepada masyarakat bisa mengurangi beban yang dipikul masyarakat dengan kreativitas yang dimiliki mahasiswa sebagai agent of change. Secara garis besar pelaksanaan KKN ditengah pandemi covid jauh lebih berat dengan sebelumnya. Karena ada pemasalahan tambahan yang harus diselesaikan mahasiswa melalui proses pengabdian di masyarakat. 

Pasalnya, yang menjadi point kekurangan dalam pelaksanaan KKN online  adanya oknum sebagian mahasiswa yang menjadikan formalitas dalam menjalankan program kerja. Karena proses pemantuan yang tidak dilakukan secara langsung menjadikan sebagian mahasiswa setengah-setengah dalam menjalankan KKN. Tentunya, permasalahan tersebut hanya dapat diselesaikan kembali pada individu masing-masing mahasiswa dalam menjalankan KKN. 

Keterbatasan interaksi menjadi kendala dalam pelaksanaan KKN online. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Hendro Sangkoyo, lulusan arsitektur ITB dan Planning Theory and Comparative University Cornell Amerika Serikat, bahwa interaksi dan berbaur dengan masyarakat menjadi kunci seorang mahasiswa dalam memahami persoalan yang terjadi di desa (Tirto.id). Sulit sepertinya, mahasiswa dapat memahami permasalahan yang terjadi di masyarakat tanpa adanya proses interaksi di masyarakat. Namun, sebetulnya permasalahan tersebut bisa dicarikan solusi dengan menggunakan protokol kesehatan mahasiswa tetap bisa melakukan interaksi. Sistem pelaksanaan KKN yang dilaksanakan di lokasi rumah masing-masing sudah seharusnya mahasiswa bisa memahami permsalahan yang terjadi dilingkungannya.    

Menjadi mahasiswa bukanlah sekedar formalitas melainkan tanggung jawab moril yang perlu dipertanggungjawabkan. Mahasiswa merupakan bagian kecil dalam lingkungan masyarakat. sebagai insan yang terdidik dan terpelajar, mahasiswa seharusnya bisa memberikan warna dan angin positif dilingkungan masyarakat sekitarnya. Melalui program KKN Online bisa menjadi wadah bagi mahasiswa untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan dan kretifitas yang dimiliki untuk kemaslahatan.   

 Melihat mahasiswa saat ini yang didominasi generasi millenial sudah seharusnya pelaksanaan KKN online tidak menjadi beban, melainkan sebagai momen untuk mengabdikan diri kepada masyarakat yang berbasis teknologi.  Mengeluh akan keadaan bukan menjadi solusi untuk mencari perubahan. Selalu berusaha dengan melakukan kreativitas dalam memecahkan permasalahan ditengah pandemi menjadi sesuatu yang diharapkan masyarakat. 
Oleh kerena itu, proses pengabdian harus terus dilakukan meski pandemi belum berakhir. 

Masyarakat memerlukan pemikiran, gagasan, dan ide cemerlang dari mahasiswa untuk mencari jalan keluar ditengah pendemi covid yang membawa kebingungan. Tepat rasanya pelaksanaan KKN Online menjadi nilai tambah bagi mahasiswa dengan kondisi bumi pertiwi yang belum sumbuh dari pandemi untuk melahirkan ide dan kreativitas yang membawa sirkulasi kehidupan masyarakat menjadi tumbuh dan hidup kembali. Wallahu Alamu Bi Al-Shawab 
            

Penulis: Ahmad Romadhon Abdillah (Jurusan Pendidikan Agama Islam)

Posting Komentar

0 Komentar