Masker Scuba Efektifkah Untuk Melawan Covid-19 ?

dok. beritabaik.id


Memakai masker terbukti menjadi cara yang paling efektif dalam mencegah penularan virus corona. Memakai masker di area publik juga menjadi cara terbaik untuk mencegah penularan COVID-19 antar manusia.  

Baru-baru ini anjuran pemerintah untuk tidak mengenakan masker scuba. Hal ini menjadi tanda tanya mengapa masker scuba tidak boleh digunakan padahal sama sama masker?. Lalu ada beberapa masyarakat yang berinisiatif melapisi masker scuba menggunakan tisu apakah itu lebih efektif?.

Menurut beberapa pakar kesehatan masker scuba dirasa kurang efektif mencegah penularan virus, termasuk Covid-19. Masker scuba juga hanya memiliki tingkat kefektifan antara 0%sampai 5% saja. 

Artinya, pemakaian masker scuba kurang efektif melindungi area hidung dan mulut penggunanya dari kontak dengan percikan, tetesan, maupun partikel yang mungkin terpapar virus korona. Oleh sebab itu, dia tidak menyarankan pemakaian masker scuba sebagai alat pelindung dari penularan virus korona.

Alasan kecilnya tingkat kefektifan dapat dilihat dari bahan yang digunakan, masker scuba terbuat dari bahan neoprene elastis dengan ukuran pori 30 hingga40 mikron. Ukuran pori masker ini akan melebar saat direnggangkan dan dapat memecah droplet menjadi lebih kecil sehingga droplet menjadi mudah terbang selain itu, masker scuba terdiri hanya satu lapis kain saja.

Menurut World Health Organitation (WHO) disarankan menggunakan masker bedah dengan tingkat keefektifan mencapai 80% hingga 90% atau menggunakan masker kain dengan minimal dua lapis yang memiliki tingkat ke efektifan 50% hingga 70%.

Selain WHO kemenkes juga turut mengkritisi penggunaan masker scuba dan menyarankan sebaiknya tidak memakai masker scuba ini. Direktur jendral pencegahan dan pengendalian penyakit kemenkes, dr. Achmad yurianto menjelaskan masker kain yang banyak dipakai masyarakat tidak boleh sembarangan dengan kain tipis seperti Scuba. Setidaknya menggunakan masker dengan dua lapis.

Setelah beredar berita tentang larangan penggunaan masker scuba kini masyarakat memunculkan ide dengan menambahkan tisu ke dalam masker scuba. Para pakar kesehatanpun turut membahas fenomena ini. Salah satu yang belakangan ini sedang viral adalah tulisan dr.Budi tentang melapisi masker scuba dengan tisu yang dibagikan dibagikan di berbagai platform media sosial dan aplikasi berbagi pesan.

"Dalam konteks akademisi, sebenarnya dengan modifikasi seperti yang saya tulis itu, saya kira menjadi jalan tengah supaya bagaimanapun scuba itu juga bisa sehat di pakai, kan begitu," kata dr Budi menjelaskan tulisannya yang viral, kepada detikcom, Kamis (17/9/2020).

Jika dilihat dari segi keekonomisan daripada tisu mungkin masyarakat setuju akan hal tersebut. Akan tetapi jika dilihat dari kacamata medis tisu ini mengandung zat kimia yang apabila dikenakan di hidung serta mulut secara terus menerut pasti akan menimbulkan efek samping. Apalagi masker scuba sangat tipis dan mudah bergeser hal ini dapat menyebabkan masker scuba mudah basah dan secara tidak langsung akan mengurangi tingkat kefektifan dari masker sehingga dapat disarankan menggunakan masker yang lebih efektif seperti masker kain dua lapis.

Penggunaan masker menjadi salah satu protokol kesehatan yang wajib dikenakan setiap orang yang sedang beraktifitas. Memiliki masker yang efektif tentu diharapkan agar lebih efektif dalam mencegah penularan virus covid-19 ini. Selalu jaga kesehatan dan mengurangi aktivitas diluar rumah. 


Penulis: Sheila Cantika Budi (Mahasiswa Hukum Keluarga Islam)

Posting Komentar

0 Komentar