Semarang Night Carnival 2026 Resmi Dibuka, Tandai Hari Jadi ke-479 Kota Semarang

Wali Kota Semarang, Agustina, menyampaikan sambutan dalam pembukaan Semarang Night Carnival 2026, Sabtu (2/5/2026). Doc. LPM Edukasi

SEMARANG, lpmedukasi.com — Pembukaan perayaan Hari Jadi ke-479 Kota Semarang resmi digelar melalui Semarang Night Carnival 2026 (SNC) bertema Miracle of Recycle, Sabtu (2/5/2026). Acara berlangsung di depan Balai Kota Semarang mulai pukul 18.30 WIB dan disambut antusias oleh warga.

Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Semarang Agustina, wakil wali kota dari Surakarta dan Pasuruan, serta sejumlah pejabat daerah. Rangkaian acara dibuka oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sambutan wali kota, pemotongan pita, hingga penampilan drumband dari Akademi Kepolisian Semarang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Agustina menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian SNC tahun ini. Ia mengungkapkan bahwa karnaval tersebut berhasil menorehkan rekor di Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID) sebagai karnaval dengan peserta mancanegara terbanyak, yang diikuti oleh delegasi dari 28 negara.

"Malam ini adalah malam yang sangat membanggakan bagi Kota Semarang. Semarang Night Carnival 2026 akan tercatat dalam rekor LEPRID sebagai karnaval dengan peserta mancanegara terbanyak yang diikuti 28 negara," ujar Agustina.

Sebelum karnaval dimulai, para peserta telah bersiap mengenakan kostum berbahan daur ulang sampah, sesuai tema yang diusung. Antusiasme warga pun terlihat tinggi sepanjang acara berlangsung.

Salah satu warga, Icha, berharap momentum hari jadi ini menjadi pendorong kemajuan nyata bagi Semarang. Ia menilai ibu kota Jawa Tengah itu masih perlu berbenah, terutama dalam hal penanganan banjir.

"Kalau saya lihat Semarang ini kurang berkembang dibanding kota lain, seperti Solo dan Jogja, padahal Semarang kan ibu kota Jawa Tengah. Saya harap pemerintah melakukan kerja nyata, misalnya penanganan hujan dan banjir," ungkapnya.

Senada dengan itu, warga lain, Muhammad Ifan Abdurahim, berharap tema daur ulang tidak sekadar menjadi simbol dalam perhelatan karnaval, melainkan juga diterapkan dalam keseharian masyarakat.

"Semoga Semarang lebih bersih, karena tema SNC sendiri tentang daur ulang sampah," tuturnya.

Reporter: Fadilatun Nikmah
Editor: Zidni Rosyidah

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak