![]() |
| (Cover Art "Bertaut" Sumber: m.soundcloud.com) |
Penyanyi : Nadin Amizah
Penulis Lagu : Nadin Amizah
Tahun Rilis : 28 Mei 2020
Album : Selamat Ulang Tahun
Penggalan lirik “Bun, hidup berjalan seperti bajingan” menjadi pembuka yang kuat dalam lagu Bertaut milik Nadin Amizah. Lagu ini dirilis pada tahun 2020 dan menjadi salah satu karya Nadin yang paling membekas di hati para pendengarnya. Sejak pertama kali diperdengarkan, Bertaut berhasil menarik perhatian publik karena menyajikan tema yang dekat dengan kehidupan banyak orang, yaitu hubungan antara seorang anak dan ibunya.
Nadin Amizah mengajak pendengar untuk larut dalam ruang batin yang penuh kejujuran. Lagu ini tidak dibuka dengan nada yang gegap gempita, melainkan dengan aransemen lembut yang seolah menjadi pengantar untuk memasuki kisah pribadi sang penyanyi. Lirik-liriknya terdengar seolah-olah seperti percakapan seorang anak yang lelah menghadapi dunia, lalu kembali pulang pada sosok ibu sebagai tempat berlindung.
Dalam lagu ini, Nadin menggambarkan sosok ibu sebagai sandaran terakhir ketika hidup terasa berat. Ia tidak menggambarkan hubungan tersebut secara berlebihan, melainkan melalui kata-kata sederhana yang sarat makna. Pendengar diajak merasakan betapa pentingnya peran ibu sebagai penguat, pendengar yang setia, dan sumber cinta tanpa syarat.
“Semoga lama hidupmu di sini
Melihatku berjuang sampai akhir
Seperti detak jantung yang bertaut
Nyawaku nyala kar'na denganmu”
Penggalan lirik tersebut seolah menjadi doa yang dipanjatkan seorang anak untuk ibunya. Doa sederhana, namun penuh ketulusan. Melalui lirik ini, Bertaut menghadirkan rasa haru yang perlahan tumbuh.
Video musik Bertaut juga mendukung suasana emosional lagu ini. Visual yang ditampilkan cenderung sederhana, dengan fokus pada ekspresi dan kedekatan emosional. Tidak banyak elemen yang mengalihkan perhatian, sehingga pesan lagu tersampaikan dengan jujur dan mendalam.
Lewat Bertaut, Nadin Amizah ingin menyampaikan bahwa sekeras apa pun dunia di luar sana, selalu ada rumah untuk kembali. Lagu ini menjadi pengingat akan pentingnya menghargai kehadiran orang tua, terutama ibu, yang sering kali menjadi tempat bertaut saat hidup terasa rapuh, seorang ibu pun butuh ibunya.
Resensator : Dina Afina
