Kericuhan Warnai Aksi Demo Hari Buruh

Screenshot postingan akun Instagram @walhijateng pada 2/05/2024

SEMARANG, lpmedukasi.com - Aliansi Mahasiswa Semarang dan Serikat Buruh melaksanakan Demo May Day (hari buruh) Internasional di Kantor Gubernur Jawa Tengah pada hari Rabu (1/5/2024).

Para pendemo berusaha masuk ke dalam kantor dengan cara memaksa. Mereka merasa tuntutannya tidak didengar dan tidak mendapat perhatian lebih. Hal tersebut menjadikan pendemo dan aparat keamanan saling dorong sehingga menyebabkan situasi semakin kacau.

Aziz selaku korban, menyatakan bahwa para pendemo ingin tuntutannya ditindaklanjuti. Namun, kenyataannya justru mendapat tindakan kekerasan dari aparat keamanan. 

"Pagar kantor gubernur bagi kita bukan sebagai simbol, tetapi ruang yang menunjukkan negara mau memperbaiki dan menindaklanjuti tuntutan-tuntutan kami. Namun, kami malah dipukul, ditendang, diinjak-injak, diseret, serta dijambak oleh aparat," tegasnya. 

Syafiq selaku Aliansi Masyarakat Jawa Tengah, menyatakan bahwa pihak kepolisian harus lebih humanis dan bertanggung jawab terhadap kericuhan yang terjadi. 

"Kami Aliansi Masyarakat Jawa Tengah menuntut agar kepolisian bertindak lebih humanis dan bertanggung jawab atas kericuhan yang sudah terjadi. Kemudian, mengusut tuntas pelaku pemukulan dan penembakan water canon kepada kami,"  pungkasnya. 


Reporter: Maghfirah

Editor: soerya

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak