Kadar Lusman; Mahasiswa harus Melek Politik

 

Doc. Agustin

Semarang, lpmedukasi.com - Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (SEMA-FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan Seminar Legislatif. Acara yang mengusung tema “Menciptakan Legislator Muda Berkualitas demi Mewujudkan Kebijakan Publik yang Berkapabilitas” ini bertempat di Gedung Teater Isdb FITK UIN Walisongo Semarang, pada Selasa (19/09/23).

Acara ini menghadirkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Kadar Lusman, SE., MM. sebagai Keynote Speaker.

Lusman mengatakan bahwa mahasiswa tidak boleh buta politik.

“Kita tidak boleh buta politik, karena politik tidak bisa datang tiba-tiba. Seluruh keputusan dan kebijakan apapun biasanya berbau politik. Mahasiswa harus paham itu. Harus ditelusuri, ini siapa, latar belakangnya apa, dan tujuannya apa. Jangan dibiarkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan pentingnya melek politik bagi mahasiswa.

“Melek politik sangat penting bagi mahasiswa. Melek politik tidak berarti harus masuk dalam kepengurusan politik. Melek politik diartikan bisa memberikan pemahaman di lingkungan kehidupan agar tidak menjadi sasaran tembak para Calon Legislatif (Caleg) Partai Politik (Parpol),” jelasnya.

Selanjutnya, ia juga menyampaikan bahwa ada beberapa cara yang dilakukan caleg dalam parpol.

"Ada berbagai cara yg dilakukan caleg, yaitu dengan cara pertemanan, dan transaksional. Cara yang paling sering digunakan yaitu cara transaksional, dia mengandalkan materi atau uang untuk diberikan kepada masyarakat agar mereka mau memilih," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa cara tersebut bisa merusak lingkungan masyaralat.

"Masyarakat disilaukan oleh uang/materi, tentu itu akan merusak lingkungan, warga menjadi tidak rukun, serta merusak mental masyaralat dan tatanan negara," tambahnya.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa harus berani memberi pemahaman politik.

"Mahasiswa harus berani mengkritik dan memberi pemahaman politik kepada masyarakat dan keluarga agar mereka tidak terprovokasi," ucapnya.

Terakhir, Ia menyampaikan harapan untuk mahasiswa.

"Kita tidak boleh cuek terhadap lingkungan dan politik. Jangan larut hanyut hanya karena sebuah rayuan. Apa yang saya sampaikan semoga bermanfaat dan bisa menambah semangat," pungkasnya.

Penulis: Agustin

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak