Keterbatasan Fisik Tidak Menghalangi Sonia untuk Mengikuti PBAK

 

Dok. Redaksi

SEMARANG, lpmedukasi.com - Pengenalan Budaya Akademik Kampus (PBAK) UIN Walisongo Semarang telah berjalan selama 2 hari. Di hari kedua ini, Sabtu (05/08/2023) PBAK berfokus kepada pengenalan lingkungan fakultas dan jurusan. PBAK Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) dilaksanakan di Gedung Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Sebanyak 961 mahasiswa baru FITK mengkuti kegiatan ini dengan antusias. Begitu juga dengan Sonia Agung Kurniawati, salah satu mahasiswa baru penyandang disabilitas. Mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) tersebut mengikuti PBAK Fakultas dengan semangat walaupun menggunakan kursi roda.

Ketua HMJ PBI, M. Thoriq Abdul Aziz menjelaskan bahwa Sonia selalu didampingi oleh pihak panitia selama PBAK berlangsung.

“Sebagai panitia dari jurusan, dari awal dek Sonia berangkat PBAK mulai kumpul kelompok, baris ber-baris, agenda-agenda di PBAK, sampai pulang itu selalu kita dampingi. Ketika saya sendiri tidak bisa mendampingi, ada juga PJ kelompok yang siap membantu,” jelasnya.

Meski memiliki keterbatasan fisik, Sonia mengungkapkan bahwa dirinya merasa senang mengikuti kegiatan PBAK. 

“Seneng banget rasanya bisa mengikuti PBAK, bisa ketemu temen-temen, dan mengetahui lingkungan kampus secara langsung,” ungkapnya

Sonia juga menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah merasa minder karena selalu mendapat dukungan dari keluarga dan juga pendampingan oleh panitia PBAK. 

"Saya selalu didampingi full mulai dari technical meeting, pra-PBAK, sampai pelaksanaan PBAK. Pendampingan dari panitia itu udah maksimal dan sampai saat ini saya belum mengalami kendala apapun,” ucapnya.

Sonia yang merupakan disabilitas mampu membuktikan keterbatasan fisik tak menjadi hambatan untuk melakukan segala aktivitasnya. 

"Tetap semangat, jangan jadikan perbedaan sebagai hambatan," pesan Sonia.


Reporter : Hilya

Editor : Zulfi

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak