Bantuan Dana UPZ dan Dana Muawwanah sebagai Penunjang Meringankan Beban UKT


 Dok. LPM Edukasi

Semarang, lpm edukasiKesepakatan antara Aliansi Mahasiswa Walisongo (AMW) dan Pimpinan Kampus pada hari rabu lalu membawakan 4 poin pembahasannya dilanjutkan pada siang ini (9/7/21) dengan alokasi waktu hanya 1 jam lebih 10 menit. 

Poin pembahasan yang cukup lama mengenai dana Muawanah dan dana Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS yang rencananya akan digunakan untuk subsidi UKT kepada mahasiswa pada masa pandemi Covid-19.

Margono selaku Perwakilan Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama mengatkan bahwa di tengah pandemi ini banyak sekali pengajuan dana bantuan Muawanah.

“Pengajuan bantuan dana Muawanah akhir-akhir ini pembuatan numpuk. Prediksi kami untuk semester yang biasanya di angka 50 juta, dengan adanya ini maka jadi 2 kali lipat bahkan bisa 3 kali lipat. Jadi, dari jumlah dana 361 juta kita menyisakan 161 juta untuk hal itu. Maka bisa dipakai 200 juta untuk subsidi beasiswa,” ucapnya.

Sedangkan Munif selaku Menteri Sospol DEMA U mengatakan bahwa kebutuhan subsidi UKT mahasiswa lebih penting.

“Yang kita baca hari ini adalah kebutuhan mahasiswa dalam pembayaran UKT, maka kita harus mengalokasikan lebih utama untuk hal ini. Data yang kami dapat sekitar 632 mahasiswa yang terancam punah, jika kita ambil dari dana muawanah, permahasiswanya 400 ribu, maka akan jatuh pada hitungan 261 juta,” ujarnya.

Arief Budiman selaku Wakil Rektor III yang turut hadir dalam rapat lanjutan tersebut, mengatakan bahwa lebih mendesak kebutuhan mahasiswa yang orang tuanya meninggal akibat Covid-19 dari pada subsisi UKT. 

“Tenang saja, Mas. Kami sedang mengupayakan agar dana UPZ juga bisa digunakan. Nominalnya sekitar 80 juta, diambil dari perhitungan 70% dikelola untuk UIN Walisongo, dan 30% dikembalikan ke BAZNAS. Jadi, Insya Allah ada sekitar 280 juta yang bisa digunakan untuk subsidi UKT mahasiswa,” Ungkapnya.

Sementara itu, terkait teknis dan kriteria penerima bantuan dana muawanah dan UPZ pihaknya mengatakan butuh bantuan dari DEMA Universitas dan semua DEMA Fakultas.

Reporter : Rudi
Editor      : Risma

Posting Komentar

0 Komentar