Fasilitas Keran Wudhu Terbatas, Mahasiswa Baru Terkatung- Katung Menunggu Antrian

Doc. Edukasi- Fikri/ Mahasiswa sedang mengantri untuk wudhu


Semarang, EdukasiOnline-Sebanyak 730 mahasiswa baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) melaksanakan PBAK dihari ke-3. FITK mendapatkan jatah lokasi di Audit II Kampus 3 UIN Walisongo.

Terlihat mahasiswa baru menerima materi sejak pagi hingga siang, lalu mereka melakukan istirahat, sholat dan makan. Namun terlihat pemandangan yang sangat lain, sejumlah mahasiswa sedang mengantri sholat dan wudhu. Antrian itu sangat panjang, sehingga salah satu mahasiswa baru ada yang mengeluh.

Rayes Ali Cheka merupakan mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI). Ia mengaku resah karena kurangnya fasilitas wudhu saat PBAK.
"Dua kali ini saya telat ikut rangkaian acara PBAK karena antri wudhu, belum lagi antri solatnya," ungkap lelaki itu pada rabu siang, (21/8).
Keran wudhu hanya berjumlah 12 unit dari mahasiswa FITK yang berjumlah 730, estimasi waktu istirahat hanya 1 jam dan sholat bergantian membuatnya mengeluh.

Setelah kami konfirmasi kepada pihak DEMA-F, Hanifudin selaku ketua DEMA FITK memaparkan. "Kami sudah bicarakan sebelumnya kepada rektor dan wakil rektor saat checking akhir sebelum PBAK, kami meminta fasilitas keran untuk wudhu 4 tempat, 2 terletak di samping kanan audit dan 2 samping kirinya, masing-masing unit berisi 10 keran, pada kenyataannya pihak kampus hanya memberi 2 slot keran saja, masing-masing hanya 6 unit keran" paparnya.

Mengenai jadwal, dia mengatakan tidak ada yang bisa diubah. Ishoma hanya mendapat estimasi satu jam.
"Kita sudah memberi solusi apabila ada yang terlambat melaksanakan sholat tempatnya bisa di audit II lantai 2 dan resitasi perlengkapan sholat kami wajibkan, sehingga pbak bisa berjalan sebagaimana mestinya," tandasnya.

Reporter : Nasrul
Penulis : Nasrul
Editor  : Fatimatur R. 

Posting Komentar

0 Komentar