SEMARANG — Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Edukasi UIN Walisongo Semarang menggelar rapat kerja dan upgrading dengan mengusung tema "Bersinergi Mewujudkan LPM Edukasi yang Aktif, Inovatif, dan Berkualitas". Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (18/4/2026) di Balai Desa Manunggal Roso, Semarang.
Rapat kerja tersebut menghadirkan Fajar Fahrozi Kurniawan sebagai pemateri yang membahas tema manajemen redaksi dalam pengelolaan media pers mahasiswa.
Dalam paparannya, Fajar menjelaskan bahwa manajemen redaksi merupakan proses pengelolaan kerja tim dalam menghasilkan berita yang layak terbit, mulai dari tahap perencanaan hingga publikasi. Ia menekankan bahwa kepercayaan pembaca adalah fondasi utama keberlangsungan sebuah media.
"Fokus utama adalah menghasilkan konten berkualitas. Jangan takut menulis, yang penting konsisten," ujar Fajar di hadapan peserta.
Fajar juga menyoroti pentingnya pemisahan antara divisi redaksi dan manajemen umum guna menjaga independensi media dari pengaruh kepentingan tertentu. Menurutnya, independensi redaksional menjadi kunci agar karya jurnalistik tetap objektif dan dapat dipercaya.
Tak hanya itu, Fajar mendorong seluruh anggota LPM Edukasi untuk tetap produktif meski menghadapi berbagai keterbatasan yang kerap dialami organisasi pers mahasiswa.
"Kita tidak perlu takut dengan kondisi. Tugas kita tetap mencari isu, meliput, dan menulis dengan baik," tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong anggota LPM Edukasi untuk lebih memahami tata kelola redaksi secara profesional dan meningkatkan kualitas karya jurnalistik yang dihasilkan.
