Semarang, lpmedukasi.com– Nazih Sadatul Kahfi berhasil meraih predikat wisudawan terbaik Program Magister Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Walisongo Semarang. Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi akademik, keaktifan organisasi, serta kontribusinya dalam pengembangan pendidikan Islam berbasis teknologi.
Nazih mengungkapkan bahwa pencapaian tersebut diraihnya melalui proses panjang yang penuh kerja keras. Ia mengaku tidak menargetkan gelar wisudawan terbaik sejak awal perkuliahan, melainkan berfokus menjalani proses belajar secara maksimal.
“Ketika mendengar pengumuman tersebut, saya langsung sujud syukur. Perasaan saya campur aduk antara terkejut, bahagia, dan haru. Saya hanya berusaha menjalani proses belajar dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Menurut Nazih, gelar wisudawan terbaik bukan semata capaian akademik, tetapi juga bentuk apresiasi atas dukungan keluarga, khususnya istri dan orang tua yang senantiasa memberikan doa dan motivasi.
Ia mengakui bahwa tantangan terbesar selama perkuliahan adalah mengelola waktu antara tanggung jawab akademik, peran sebagai Awardee LPDP-BIB, serta tugas sebagai marbot masjid. Namun, dengan kedisiplinan dan dukungan berbagai pihak, tantangan tersebut dapat dilalui dengan baik.
Setelah menyelesaikan studi magister, Nazih berencana mengabdikan diri di dunia pendidikan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh. Ia juga menargetkan untuk melanjutkan studi doktoral sebagai rencana jangka panjang.
Nazih berharap UIN Walisongo Semarang terus mengembangkan visi Unity of Sciences dengan mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum secara holistik. Menurutnya, konsep tersebut penting untuk mencetak lulusan yang unggul secara akademik sekaligus memiliki nilai spiritual yang kuat.
Penulis: Sov Watin dan Rintan
Editor: Muhammad Fatih
