Logo PBAK diganti Pasca Banyak Kritikan, Panitia : Ini Cuma Settingan

Dok. Screenshoot akun Instagram @pbakuinsmg pada (13/07/2023) 

Semarang, lpmedukasi.com — Setelah menuai berbagai kritik indikasi plagiat, logo Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Walisongo 2023 akhirnya diganti. Rilisan logo yang awalnya berupa “bunga teratai” pada Kamis (13/07/2023) dihapus dan diubah menjadi logo baru berupa “bunga seroja”. Logo baru tersebut dirilis melalui akun Instagram @pbakuinsmg pada Sabtu (15/07/2023).

                                       

 
Dok. Screenshoot akun Instagram @pesan_uinws pada (13/07/2023) 

Di hari yang sama akun tersebut juga memposting reels yang memuat logo “bunga teratai” dengan mark "expired".


Dok. Screenshoot akun Instagram @pbakuinsmg pada (15/07/2023)


Terdapat beberapa akun yang mengomentari postingan reels tersebut. Salah satunya komentar dari akun @penhadro yang mengatakan, “akhirnya modal juga kominfonya, gak freepik lagi,” 


Akun @m.nurhamdan juga  ikut memberikan komentar, “bersyukur karena netizen uin ws membantu koreksi, ketimbang dikoreksi ketika sudah all in cetak dan meluas, jadi bulan²an para desainer indo,”


Sejak viralnya postingan dari akun @pesanuinws, banyak kritik yang muncul ke permukaan. Akun Instagram yaitu @muhammadsyarofuddinhusain pada (14/07/2023), membuat konten yang menjelaskan bahwa desain logo PBAK “bunga teratai” tersebut terindikasi plagiat 95%.

“Dari main pattern memiliki 95% kemiripan dari resource freepik, sedangkan 5% adalah modifikasi berupa penggabungan main element berupa bunga, Lainnya adalah penambahan sayap dan tangkai,” salah satu isi slide postingannya.


Dok. Screnshoot akun Instagram @muhammadsyarofuddinhusain pada (14/07/2023)


Perubahan logo tersebut tentunya menjadi tanda tanya besar bagi beberapa pihak, karena Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) tidak menyertakan klarifikasi secara jelas mengenai dugaan plagiat yang viral beberapa hari ini. Tim redaksi mencoba menghubungi pihak terkait melalui pesan WhatsApp untuk mengklarifikasi isu ini.


Faris selaku ketua DEMA-U mengatakan logo PBAK tidak pernah diganti.

“Setau saya logo pbak itu tidak pernah diganti, karena dari awal yang ditunjukkan ke saya dari tim media ya cuman satu logo saja, dan timeline penayangannya adalah hari ini,” ungkapnya.


Tetapi disisi lain, Faris  setuju dengan kritikan yang ditujukan kepada DEMA-U akhir-akhir ini.

“Saya tau terkait beberapa kritikan yang masuk ke DEMA-U tentang dugaan plagiat tersebut, dan itu bagus sekali, lembaga kemahasiswaan ini memang harus ada check and balance nya,” ungkapnya.


Hal itu berbeda dari pernyataan ketua panitia, Anang. Dia meng-iya-kan adanya perubahan logo PBAK 2023 dan hal itu dimaksudkan hanya sebagai settingan semata.


Dia juga menambahkan bahwa logo teratai sudah aman untuk digunakan.

“Aslinya kalo bicara lisensi logo di awal itu emang udah aman dan bisa digunakan. Kalo menanyakan terkait sertifikasi lisensi pun kita punya soalnya kita pake akun premium yang di situs freepik itu,” pungkasnya.

 

Tim Redaksi LPM Edukasi

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak