HBKB Sebabkan Parkir Liar

Dok. LPM Edukasi

Semarang, lpmedukasi.com-Kebijakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) selama Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang sudah berjalan selama 3 hari. 

Kebijakan ini menjadikan para mahasiswa memarkirkan kendaraan mereka di luar area kampus. 

Alfian, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yang mengaku mendijadikan halaman ruko warga sekitar sebagai tempat parkir dengan alasan sudah tidak ada tempat parkir lain selain di kampus.

"Iya, saya memarkirkan motor di depan area ruko ini," ungkapnya.

Disamping itu, keberadaan kendaraan bermotor di depan area ruko tersebut justru memberikan dampak negatif bagi beberapa penjual. Salah satu penjual di area ruko tersebut menyatakan bahwa ia merasa keberatan dengan adanya kendaraan yang parkir di depan ruko. 

"Kami merasa keberatan banget. Selain mengganggu aktivitas lalu lintas dan menyebabkan macet, keberadaan kendaraan bermotor ini juga menurunkan omset penjualan kami," ucap pemilik ruko ketika diwawancarai kru Edukasi.

Penyebab penurunan omset penjualan tersebut adalah karena berkurangnya jumlah pembeli yang berkunjung. 

"Tempat parkir yang seharusnya untuk pembeli malah dipakai sama mahasiswa," tambahnya.

Reporter: Zulfi dan Na'ma (Kru Magang 21)
Editor: Risma

 

Posting Komentar

0 Komentar