Sampah Minuman Demonstran Berserakan di Bulan Puasa

Doc. Nila/Edukasi

Semarang, lpmedukasi.com - sampah minuman berserakan di lokasi aksi yang digelar oleh aliansi rakyat Jawa Tengah di bawah teriknya matahari saat bulan Ramadhan, pada Rabu(13/4).

Aksi tersebut berlangsung pada siang hari yang menyebabkan sebagian masa aksi merasa tidak tahan dengan panasnya area Gubernuran, sehingga banyak yang nekat membatalkan puasanya.

Sampah Minuman seperti gelas plastik, botol mineral banyak yang berserakan ditengah kerumunan para masa aksi.

Sumartini, selaku petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menjelaskan bahwa sampah yang ia bersihkan berasal dari dedaunan kering dan masa aksi.

“Saya membersihkan sampah yang berasal dari daun pohon dan dari para mahasiswa yang ikut aksi,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa sudah pernah menangani sampah yang berserakan setelah adanya demonstrasi. Menurutnya sampah aksi demonstransi sekarang lebih banyak daripada aksi sebelumnya, padahal bulan puasa.

“Dulu saya pernah menangani sampah seperti ini saat ada demo, sekarang jumlahnya lebih banyak daripada kemarin padahal sekarang adalah bulan puasa,” tambahnya.

Fatimah, salah satu masa aksi yang berpendapat mengenai kurangnya kesadaran dan tanggung jawab mahasiswa tentang sampah yang berserakan di lokasi aksi

“Memang banyak sampah yang berserakan disebabkan karena kurangnya kesadaran dan rasa tanggung jawab dalam peduli lingkungan sekitarnya, padahal sudah disediakan tempat sampah,” sindirnya terkait sampah yang berserakan.

Penulis: Firda (Kru Magang)

Editor: Risma


Posting Komentar

0 Komentar