Inginku dan Puisi Lainnya

Dok. Google



INGINKU

Inginku memandangmu
Inginku menyapamu
Inginku menggenggamu
Inginku merangkulmu
Inginku memelukmu dan tak ingin melepasmu
Dan ingin bersamamu
Selamanya
Ini keinginanku
Apa engkau juga punya keinginan yang sama?
Maukah engkau memandangku, menyapaku, menggenggamku, merangkulku dan memelukku erat
Meyakinkanku tak akan melepaskanku
Tuhan
Keinginanku mungkin tidak sama dengan takdirMu
TakdirMu pasti lebih indah dari keinginanku




KETIKA MELANGKAH

Berjalan perlahan mengikuti langkah-langkah kaki
Ada kalanya kaki mengajak berhenti
Mengajak berhenti?
Barangkali tidak kuat kaki ini menahan beban tubuh?
Atau kaki ini terlalu manja?
Malas tidak mau melangkah?
Kaki…
Melangkah lagi dengan pasti
Kita harus melewati jalan-jalan di depan sana
Hati-hatilah ada terjal agar kakimu tidak terjatuh, tidak sakit
Jangan terlena dengan kesepian dan kemulusan jalan agar kita tidak sombong
Sesekali kaki mengajak berlari bersemangat ingin lekas sampai
Hingga ada persimpangan
Lagi-lagi berhenti tiba-tiba
Terduduk sambil merenung
Berdiri tegak menatap di depan sana penuh keyakinan
Menoleh ke kenan dan ke kiri
Untuk intropeksi




DIAM

Tak bersuara
Tak berucap
Tak berkata-kata
Hening
Sepi
Hanya helaan nafas
Hanya hati yang menjerit
Tak mampu berkata apa-apa
Hati yang menangis
Tak mampu bersuara
Dalam diam
Aku Menulis
Ku tulis semuanya
Diriku, dirimu, dirinya dan mereka
Dalam diam
Aku melukis
Aku buat lukisan dunia
Dalam diam
Aku ingin berkarya lewat tulisan


Penulis: Bagas, mahasiswa Fakultas Sains & Teknologi, Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang

Posting Komentar

2 Komentar