Di Bawah Tenda Perjuangan, Anak-anak Tambakrejo Laksanakan Haflah Akhirussanah


Doc. Relawan 

Semarang, EdukasiOnline- Anak-anak Tambakrejo yang berada di bawah naungan Taman Pendidikan Quran (TPQ) Al Firdaus melaksanakan Haflah Akhirussanah. Kegiatan itu dilaksanakan pada hari sabtu (18/5) di bawah tenda perjuangan yang didirikan semenjak penggusuran. Dimulai pukul satu siang sampai waktu berbuka puasa tiba.

Penentuan tanggal pelaksanaan akhirussanah ini sudah ditetapkan jauh-jauh hari. Hal ini dikuatkan oleh Umi Ma'rufah selaku relawan yang ikut terlibat dalam acara ini. "Tanggal pelaksanaan sudah ditetapkan pada awal bulan April," jelas perempuan itu.

Namun pada hari kamis (9/5) rumah dan TPQ mereka sudah diratakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang. Sejak penggusuran tersebut warga bersama anak-anak Tambakrejo masih bertahan di tenda, untuk menuntut Pemkot Semarang dan BBWS Pemali Juana membangun hunian sementara untuk 97 KK warga Tambakrejo.

Sempat muncul kekhawatiran acara akhirussanah akan dibatalkan, namun antusiasme warga dan anak-anak masih bertahan. Peserta Haflah Akhirussanah terdiri dari 31 anak,  yakni 12 santri putra dan 19 santri putri. Terhitung mulai dari umur 7 tahun sampai dengan 12 tahun. Mereka melafalkan juz 30 secara bersama-sama.

Acara kemudian dilanjutkan dengan arak-arakan dari lokasi penggusuran sampai kampung sebelah, yakni Tambaklorok. Diiringi dengan rebana dan shalawatan dari relawan. Berlanjut acara penutupan, yakni pengajian disambung dengan buka bersama.

Tim redaksi menghubungi Umi, perihal keberlangsungan acara tersebut. Ada kendala, namun tidak berakibat fatal. "Kendalanya dari tim rebana, mereka datang terlambat, " ujar perempuan yang masih berstatus mahasiswa tersebut.

Selain itu Umi mengakui tidak ada kendala yang lain. Karena kebutuhan untuk acara ini, terutama listrik yang digunakan tidak terlalu besar. "acaranya sederhana kok, ga butuh listrik gede" tandas Umi. (Edu_On/FR)

Posting Komentar

0 Komentar