Peringati Hari Kartini dan Hardiknas: DEMA FITK Ajak MeningkatkanKesadaran Pendidikan Khususnya bagi Perempaun


 Dok. Panitia

Semarang, Lpmeduksi.com - Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Walisongo Semarang adakan Webinar Nasional Dalam rangka memperingati 2 agenda besar yaitu Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS), dengan tema “Partisipasi Perempuan dalam Pendidikan” , dilaksanakan pada Selasa (4/5) secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting .


Prianik selaku Ketua Umum DEMA FITK mengungkapkan tujuan yang diadakannya webinar ini adalah untuk meningkatkan kesadaran pendidikan, khususnya bagi perempuan. “Mengingat beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 21 April pun kita juga Sudah memperingati hari kartini juga, dan kemarin tanggal 2 mei kita memperingati hardiknas jadi menurut saya ini momen yang pas untuk memadukan kedua momen tersebut. Namun perlu diingat juga meskipun webinar kami bertemakan partisipasi wanita dalam pendidikan, kami harap tidak mengurangi peminat kaum adam untuk bergabung di acara webinar kali ini begitu, ”Jelasnya. 


Webinar ini dimoderatori oleh Luq Yana Chaerunnisa selaku Kementerian Perempuan dan Anak Ikatan Keluarga Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dengan dihadiri oleh 2 pemateri yaitu   Dr. Fihris Safrodin, M.Ag. (Ketua Jurusan PAI UIN Walisongo Semarang) dan Lina Hasnawati, S. Pd (Guru Sekolah Indonesia Kuala lumpur).


“Ibu adalah seorang madrasah.   Perempuan harus bangkit dan tetap menggapai pendidikan mungkin. Karena kalau perempuan berpendidikan tinggi bukan semata-mata untuk mendukung tugas sebagai ibu rumah tangga, sebagai ibu dari anak-anaknya kelak, atau sebagai istri, tetapi sebagai perempuan itu sendiri yang memiliki hak untuk dapat mengekspersikan kemampuannya. ” Isi sambutan dari Dekan FITK UIN Walisongo Dr. Hj. Angkat Anis Ma'sumah, M.Ag.


Ada yang istimewa dalam Webinar Nasional ini yaitu hadirnya Chusnunia Chalim Wakil Gubernur Lampung, Bu Nunik panggilan akrabnya. Beliau sempat menyampaikan bahwa sangat mengapresiasi acara ini. Beliau juga sedikit bercerita tentang bagaimana ketika bersekolah dulu, bagaimana pendidikan di zaman beliau sangat sulit menikmati namanya pendidikan karena keterbatasan pada masa itu.


Kedatangan Bu Nunik sebenarnya sebagai narasumber namun karena beliau mendapati jadwal yang padat hingga akhirnya belum bisa penuh mengikuti acara tersebut. “Kehadiran Bu Nunik Sebenarnya ini bentuk beberapa permintaan dari pengurus DEMA untuk menghadirkan beliau karena seperti yang disampaikan oleh Bu Dekan bahwasanya Bu Nunik ini adalah tokoh yang memang bisa membuka mata perempuan bahwa perempuan itu mampu menjadi figur yang sangat luar biasa,” jelas Prianik selaku Ketua DEMA FITK.


Acara ini berlangsung kurang lebih 2 jam, baik Bu Fihris dan Bu Lina memaparkan materi perempuan dan pendidikan, serta pengalaman mengenai pendidikan. Sebanyak 5 pertanyaan juga sempat disampaikan oleh peserta, namun karena keterbatasan waktu, tidak semua pertanyaan dijawab.

“Sebagai orang tua dan sebagai orang yang berpendidikan marilah kita membantu pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Kita bisa bersama sama berontribusi untuk negara. Kalau tidak sekarang kapan lagi. Sekecil apapun kita bisa lakukan untuk negara kita, diniatkan untuk memberikan yang terbaik untuk negara kita. ” Penutup dari Bu Lina.




Penulis: Catur

Editor: Rudi

Posting Komentar

0 Komentar