Mahasiswa PBI UIN Walisongo Lulus KKN Pengakuan

Semarang, lpmedukasi.com – Agung Setiawan, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris,  Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang berhasil menyandang predikat lulus atas Kuliah Kerja Nyata (KKN) berbasis pengakuan dalam Seminar Hasil KKN pada hari Selasa (11/8/2020).

Kegiatan yang di usung Agung sebagai kegiatan KKN Pengakuan ini, merupakan kegiatan relawan yang diikuti oleh lebih dari 30 mahasiswa internasional dan lokal dari 14 negara.  Kegiatan tersebut terbagi menjadi beberapa proyek seperti Sunshine berfokus pada pendidikan dasar, Reform berfokus pada lingkungan, Upreneur  berfokus pada kewirausahaan, Explorism berfokus pada pariwisata dan Eduaction yang berfokus pada pendidikan formal. Seluruh proyek tersebut dilaksanakan selama liburan musim dingin 2019, yakni antara bulan Januari hingga Maret.

“Saya memilih proyek Eduaction sebagai kegiatan relawan yang saya pilih karena sesuai dengan latar belakang pendidikan yang saya tekuni saat ini, selain itu kegiatan ini juga sangat membantu saya untuk mengembangkan kemampuan saya dalam berbahasa Inggris,” kata Agung dalam presentasi yang dipaparkannya dalam Seminar Hasil KKN di hadapan empat penguji: Mokh Sya’roni Sekretaris LP2M M, Rikza Chamami, Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat, Solkhah Mufrihah dan Ahmad Tajuddin Arafat sebagai Staf Ahli LP2M.

Kegiatan relawan tersebut merupakan kegiatan berfokus membangun dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya Kota Semarang. Kegiatan utama dalam proyek tersebut adalah mengajar di sekolah. Selain itu, terdapat beberapa kegiatan yang berhubungan dengan pengenalan bahasa dan budaya di Indonesia, khususnya Kota Semarang serta kegiatan sosial di masyarakat.

Sebagai salah satu relawan lokal yang aktif, Agung juga ikut serta dalam kegiatan tersebut baik dalam pengajaran di sekolah dan lingkungan sekitar. “Terdapat 3 kegiatan utama selama proyek. Kegiatan inti yakni mengajar di sekolah, dalam kegiatan belajar mengajar. Saya juga ikut serta membantu relawan internasional mengajar dan berkomunikasi dengan siswa agar dapat berinteraksi didalam kelas. Selain itu, saya juga ikut serta dalam mengenalkan bahasa dan budaya di Indonesia. Kemudian, ada juga beberapa kegiatan sosial seperti mengunjungi panti disabilitas di Kota Semarang,” jelas Agung saat presentasi berlangsung.

Selain kegiatan tersebut, terdapat hal unik yang bisa kita temukan selam proyek berlangsung, yaitu kegiatan “Global Village“, kegiatan yang berupa festival seni dan budaya dari seluruh mahasiswa internasional yang turut serta di dalam proyek. Kegiatan tersebut mengusung tema “Unity in Diversity” sebagai semangat dalam keberagaman. Selama kegiatan berlangsung, tak hanya ditampilkan penampilan seni dan budaya saja, masyarakat Kota Semarang juga akan mendapatkan souvenir dan disuguhkan makanan khas dari setiap negara.

“Kegiatan ini sangat bagus untuk diikuti oleh mahasiswa di Kota Semarang. Selain kita dapat mengasah kemampuan kita dalam menggunakan Bahasa Inggris, kita juga dapat belajar dari indahnya perbedaan dan bertukar budaya dengan mahasiswa asing, terlebih lagi bagi mahasiswa UIN Walisongo mengikuti kegiatan relawan ini dapat diajukan sebagai KKN Pengakuan,” tambahnya saat wawancara.

Sebagai Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Walisongo Semarang, M Rikza Chamami menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Agung dalam kegiatan internasional ini. “Walaupun sudah dinyatakan lulus, Agung masih harus melengkapi berkas kelulusan berupa artikel jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurnal akreditasi Sinta dan membuat video kegiatan yang di upload ke Youtube”, tambahnya dalam mengakhiri presentasi hasil KKN.

 

Penulis : Agung S.

Editor    : Prayoga

Posting Komentar

0 Komentar